Berkuliah di Pasar Modal: Kunjungan PROPAMI ke Universitas Malaysia dalam Capacity Building

Avatar photo

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku Pasar Modal di Aksi Capacity Building Bersama PROPAMI, AAEI, dan LSP PM di Kuala Lumpur. Kunjungan berharga ke Bursa Malaysia dan Universitas Kebangsaan Malaysia mengukuhkan koneksi akademis dan industri keuangan, merangkai wawasan dan pengalaman dalam menghadapi kompleksitas pasar modal

Pelaku Pasar Modal di Aksi Capacity Building Bersama PROPAMI, AAEI, dan LSP PM di Kuala Lumpur. Kunjungan berharga ke Bursa Malaysia dan Universitas Kebangsaan Malaysia mengukuhkan koneksi akademis dan industri keuangan, merangkai wawasan dan pengalaman dalam menghadapi kompleksitas pasar modal

EKBISINDONESIA.COM – Semangat dan komitmen yang membara mengisi para anggota yang tergabung dalam Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI), Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), dan Lembaga Sertifikasi Profesi – Pasar Modal (LSP PM) dalam momen berharga dari kegiatan capacity building yang tengah berlangsung di Singapura dan Malaysia (25/8/23).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Hari kedua dari acara ini dibuka dengan Seminar yang sangat relevan, mengulas tentang manajemen risiko, analisis efek, dan teknikal analis.

Tiga materi seminar dihadirkan oleh narasumber berpengalaman, termasuk DR. Embun Prowanta yang membahas tuntas manajemen risiko dengan fokus pada Environmental, Social, and Governance (ESG).

ESG merupakan prinsip pembangunan, investasi, dan bisnis berkelanjutan yang mempertimbangkan dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Sesi selanjutnya diberikan oleh DR (Cand) Edwin Sebayang, membahas analisis fundamental yang esensial, disusul oleh M. Alfatih yang menjelaskan analisis teknikal di tengah situasi pasar yang stagnan dalam konteks tahun politik.

Ketua LSP PM, Haryajid Ramelan, menyatakan bahwa Seminar ini akan memberikan kredit point yang penting untuk perpanjangan sertifikasi (RCC) dalam Sertifikasi Analis Efek (RSA dan CSA), Manajemen Risiko (CRA dan CRP), serta Analis Teknikal dengan profesi RTA dan CTA.

Lebih dari itu, Seminar ini menjadi forum berharga untuk mendalami pentingnya sertifikasi RCC bagi pemegangnya.

NS Aji Martono, mengungkapkan kebanggaan dan apresiasinya terhadap upaya kolaboratif yang telah dijalankan.

Ia menyatakan bahwa inisiatif seperti ini adalah langkah krusial dalam mempersiapkan para pelaku pasar modal menghadapi perubahan yang semakin kompleks dalam dunia keuangan.

Aji menggarisbawahi pentingnya pemahaman mendalam terhadap berbagai aspek pasar modal, termasuk manajemen risiko, analisis efek, dan teknikal analis, serta bagaimana sertifikasi menjadi landasan penting bagi profesi dalam menghadapi tantangan masa depan.

Ketua PROPAMI juga mengapresiasi kunjungan ke Bursa Malaysia dan Universitas Kebangsaan Malaysia sebagai langkah untuk memperdalam wawasan dan memperkuat koneksi antara dunia akademis dan industri keuangan, menciptakan sinergi yang dapat membawa industri pasar modal Indonesia menuju pertumbuhan yang berkelanjutan.

Peserta dipandu untuk memahami standar kompetensi yang harus dimiliki oleh para profesional dalam sektor ini, dan bagaimana sertifikasi dapat menjadi dasar yang kukuh untuk membangun karir yang sukses dalam pasar modal dan industri keuangan secara lebih luas.

Setelah rangkaian seminar, peserta melanjutkan dengan kunjungan ke Bursa Malaysia, peluang emas untuk lebih memahami cara perusahaan yang tercatat di Bursa Malaysia beroperasi dan dicatatkan dalam perdagangan bursa.

Kunjungan ini membuka pintu wawasan yang dalam terkait operasional, strategi bisnis, dan tantangan yang dihadapi oleh industri pasar modal dalam cakupan regional, memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan dinamika pasar modal yang senantiasa bergerak.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Sambutan hangat oleh para pemangku kepentingan di Bursa Malaysia menyambut kunjungan ini dengan penuh antusias.

Selain presentasi tentang aktivitas bursa, kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi akrab antara peserta dengan para ahli dan praktisi, membahas perkembangan terkini dalam pasar modal.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sinergi antara pelaku pasar modal dari Indonesia dan Malaysia menjadi sorotan, menunjukkan kepentingan kerja sama yang semakin erat dalam konteks regional.

Rangkaian kegiatan pada hari kedua ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi peserta capacity building.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Mulai dari seminar mendalam hingga kunjungan ke Bursa Malaysia, diharapkan pemahaman dan wawasan mengenai dinamika dan kompleksitas pasar modal semakin mendalam.

Ini akan mempersiapkan para pelaku pasar modal untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan yang semakin kompleks dengan keyakinan dan pengetahuan yang lebih mendalam.

Kegiatan Capacity Building yang diinisiasi oleh LSP Pasar Modal bersama Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) dan Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) akan berakhir pada tanggal 26 Agustus 2023, dengan kegiatan kunjungan ke Universitas terkemuka di Malaysia.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia akademisi dan industri keuangan, khususnya dalam konteks industri pasar modal.

Peserta juga akan berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para akademisi mengenai perkembangan terbaru di pasar modal dan pentingnya sinergi antara pendidikan dan praktik profesional dalam menghadapi masa depan yang semakin kompleks di industri pasar modal.

Berita Terkait

CSA Index Juni 2024 Naik ke 60, Optimisme Pelaku Pasar Menguat di Tengah Tantangan Ekonomi
Perkuat Koordinasi dalam Penyusunan RAPBN 2025, Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Kunjungi Menkeu
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Ungkap Alasan Pertumbuhan Ekonomi pada 2025 akan Naik
Merepons Soal 36,67 Persen dari Anggaran Proyek Strategis Nasional Mengalir ke ASN dan Politisi
Prabowo Subianto Optimistis Ekonomi Indonesia Mampu Tumbuh 8 Persen dalam 2-3 Tahun ke Depan
Dukung UMKM Go Ekspor, BRI berangkatkan UMKM Kopi Bandung ‘Gravfarm’ Ikuti Expo di Amerika Serikat
BNSP Aktif dalam Meningkatkan Profesionalisme: Pelatihan Asesor LSP Pembiayaan Indonesia
Menkeu Sri Mulyani Indrawati Dukung ADB Mobilisasi Sumber Daya Bantu Negara Rentan Terkena Konflik
Berita ini 73 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:42 WIB

Perum Bulog Akan Akuisisi Sumber Beras dari Kamboja, Ini Kata Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan

Kamis, 30 Mei 2024 - 09:37 WIB

Ungkap Strategi Tingkatkan Lifting Minyak dan Gas Bumi, KESDM Targetkan PNBP SDA 2025 Rp112,20 Triliun

Minggu, 19 Mei 2024 - 12:48 WIB

Hadiri World Water Forum 2024 di Bali, Bos SpaceX Elon Musk Luncurkan Internet Starlink dengan Jokowi

Sabtu, 18 Mei 2024 - 16:07 WIB

Tarik Minat Investor Migas, Pemerintah Tak Wajibkan Kontraktor Gunakan Kontrak Skema Gross Split

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:32 WIB

Bulog Diminta Serap Hasil Panen Petani, Badan Pangan Nasional Ungkap Produksi Jagung Tengah Melimpah

Kamis, 9 Mei 2024 - 15:19 WIB

Profil Preskom AMMAN Group yang Masuk Jajaran Orang Terkaya RI Versi Media Forbes, Agus Projosasmito

Kamis, 25 April 2024 - 07:49 WIB

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Ungkap Alasan Harga Bawang Merah Mengalami Kenaikan

Rabu, 24 April 2024 - 10:18 WIB

Indonesia Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis dalam World Water Forum ke-10 di Bali, Termasuk PLTA

Berita Terbaru