Ungkap Risiko Impor Pangan, Prabowo Subianto: Dalam Keadaan Darurat Negara-negara Tak Mau Jual

Avatar photo

Minggu, 1 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto menghadiri Seminar Nasional Kebangsaan Bersama 1000 Guru, Rektor & Cendekiawan di Jakarta. (Dok. Tim Media Prabowo)

Capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto menghadiri Seminar Nasional Kebangsaan Bersama 1000 Guru, Rektor & Cendekiawan di Jakarta. (Dok. Tim Media Prabowo)

EJBISIINDONESIA.COM – Capres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto menekankan pencapaian swasembada pangan dan mutlak tidak bergantung dengan bangsa lain.

Karena dalam keadaan darurat, negara-negara pengekspor tidak mau menjual bahan makanannya kepada negara lain yang mengalami krisis.

“Masih ada yang berpandangan untuk apa kita bikin sawah-sawah baru, lebih murah beli beras dari Vietnam dan Kamboja.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk apa ternak sapi besar-besaran, ini pemikiran yang keliru,” tegas Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto memberikan sambutannya di seminar nasional kebangsaan bersama 1000 guru, rektor, dan cendekiawan, Jakarta, Sabtu, 30 September 2023

Baca artikel lainnya di sini: Bangga Keberhasilan Pemerintahan Jokowi, Prabowo Subianto: Ibarat Sepak Bola, Presiden Kaptennya

Prabowo Subianto meyakini, jika terjadi keadaan darurat seperti perang, negara-negara pengekspor bahan makanan itu tidak akan menjualnya ke Indonesia.

“Mereka akan tutup dan itu terjadi waktu kita kena bencana, Vietnam, Thailand, semua tutup. Kita tidak bisa beli,” ujar Prabowo Subianto

“Begitu terjadi perang di Ukraina, pangan naik tapi masih ada tokoh-tokoh yang menyerang untuk apa food estate?” imbuhnya.

Oleh karena itu, Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia memang harus mandiri di bidang pangan, bahan bakar minyak (BBM) dan air.

Ia menyayangkan banyak kalangan di tanah air, khususnya para elite yang tidak berani dan malas berpikir sehingga menyerah untuk memperjuangkan kemandirian pangan tersebut.

Justru, kata Prabowo Subianto, mereka malah lebih mengagumi upaya bangsa asing dan menilai bangsanya sendiri melemah.

“Ini sifat banyak orang-orang kita takut berpikir. Berpikir saja takut, belum berbuat.”

“Kita bukan mungkin dan tidak mungkin (berpikir soal swasembada), tapi kita akan (harus mengupayakan) swasembada kembali,” kata Prabowo.

Prabowo Subianto pun bertekad, jika dirinya berkesempatan diberikan mandat oleh rakyat Indonesia, dirinya pasti akan memperjuangkan swasembada pangan untuk kemajuan bangsa.

“Bahkan insha Allah, manakala kita diberi mandat, kesempatan oleh rakyat, insha Allah kita bukan saja swasembada pangan.”

“Kita akan jadi lumbung pangan untuk dunia,” tutur Prabowo Subianto.*

Berita Terkait

PR Newswire – PSPI Siapkan Distribusi Press Release Terintegrasi untuk Pasar Media Indonesia
Rp50 Triliun Terkumpul, Patriot Bond Dorong Kemandirian Pembiayaan Nasional
Rosan Soroti Rp200 Triliun Dana Pemerintah, Perbankan Diharap Gerakkan Ekonomi
Dari Komoditas ke Geopolitik, CSA Index September 2025 Turun
BI Turunkan BI-Rate 125 Bps, Burden Sharing Perkuat Ekonomi Kerakyatan 2025
Bagaimana Cara Jitu Mengundang Jurnalis Bisnis ke Acara Korporasi
Optimisme Pertumbuhan Ekonomi 5,1% di 2025 dan Fondasinya
Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan Jadi Nyawa Perusahaan Efek Menurut OJK
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 November 2025 - 14:32 WIB

PR Newswire – PSPI Siapkan Distribusi Press Release Terintegrasi untuk Pasar Media Indonesia

Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:59 WIB

Rp50 Triliun Terkumpul, Patriot Bond Dorong Kemandirian Pembiayaan Nasional

Rabu, 17 September 2025 - 09:36 WIB

Rosan Soroti Rp200 Triliun Dana Pemerintah, Perbankan Diharap Gerakkan Ekonomi

Sabtu, 13 September 2025 - 00:18 WIB

Dari Komoditas ke Geopolitik, CSA Index September 2025 Turun

Selasa, 9 September 2025 - 07:02 WIB

BI Turunkan BI-Rate 125 Bps, Burden Sharing Perkuat Ekonomi Kerakyatan 2025

Berita Terbaru