PROPAMI dan IDX Gelar Webinar: Strategi Baru Dalam Diversifikasi Aset dengan Warrant Terstruktur

Avatar photo

Kamis, 11 Januari 2024 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROPAMI & IDX Selenggarakan Webinar :

PROPAMI & IDX Selenggarakan Webinar : "Warrrant Terstruktur sebagai Alternatif Diversifikasi Aset"

EKBISINDONESIA.COM – Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) berkolaborasi dengan PT Bursa Efek Indonesia (IDX) menyelenggarakan webinar bertajuk “Sosialisasi Warrant Terstruktur Sebagai Alternatif Diversifikasi Aset.”

Acara yang dihelat melalui platform Zoom Meeting tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai Warrant Terstruktur.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PROPAMI, NS Aji Martono, mengungkapkan keyakinan akan potensi Warrant Terstruktur sebagai instrumen vital dalam konteks diversifikasi aset.

Martono menyatakan bahwa dengan semakin kompleksnya pasar modal Indonesia, kehadiran Warrant Terstruktur memberikan peluang baru untuk memaksimalkan keuntungan dan mengelola risiko secara efektif.

Webinar ini menjadi ajang diskusi mendalam mengenai mekanisme, potensi, dan risiko Warrant Terstruktur.

Dibuka langsung oleh Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, yang mengharapkan agar produk produk investasi yang ada di Bursa saat ini, dapat dipahami dan menjadi alternatif pelaku dalam memasarkan produk pasar modal selain investasi saham.

Acara ini dihadiri oleh para pelaku pasar modal yang merupakan anggota PROPAMI dari berbagai wilayah.

Dalam materi presentasi, Ignatius Denny Wicaksono, Kepala Pengembangan Bisnis 2 PT Bursa Efek Indonesia, memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana Warrant Terstruktur dapat menjadi instrumen penting dalam meraih kesuksesan investasi.

Peserta diajak untuk memahami secara menyeluruh beragam skenario investasi yang dapat dioptimalkan melalui pemahaman yang matang terhadap Warrant Terstruktur.

Sesi tanya jawab yang dimoderatori Arwani Pranadjaya, Ketua Bidang Syariah dan Alternatif Investasi PROPAMI menjadi sorotan utama, di mana peserta aktif bertanya seputar implementasi Warrant Terstruktur dalam portofolio mereka.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Para pemateri memberikan jawaban jelas dan solutif, menciptakan diskusi interaktif yang memberikan nilai tambah bagi semua peserta.

Dengan suksesnya acara ini, PROPAMI kembali membuktikan komitmennya untuk memberikan wawasan terkini dan relevan kepada para pelaku pasar modal.

Seiring dengan perkembangan pasar modal Indonesia yang semakin pesat, instrumen-instrumen seperti Warrant Terstruktur menjanjikan untuk menjadi pilar penting dalam mengelola investasi secara cerdas dan berdaya saing.

Webinar ini dilaksanakan pada hari Kamis, 11 Januari 2024, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB melalui platform Zoom Meeting.

Berita Terkait

OJK Tanggapi Soal Isu Pembatalan Merger PT Bank MNC International Tbk dengan PT Bank Nationalnobu Tbk
Jadi Bank Nomor 1 di Indonesia Versi The Banker Top 1000 Banks 2024, BRI Kembali Cetak Prestasi di Kancah Global
Keputusan dalam Tentukan Relaksasi Pemblokiran Anggaran, Kemenkeu Pastikan akan Tetap Selektif
Inilah Daftar Lengkap BUMN yang Terima Penyertaan Modal Negara Sebesar Rp44,24 Triliun di Tahun 2025
Beber 4 Faktor Alasannya, Optimis Rupiah Terus Menguat ke Level di Bawah Rp16.000 per Dolar AS
Konvensi RSKKNI: Langkah Strategis Meningkatkan Kompetensi dan Perlindungan Konsumen Keuangan
Finalisasi Standar Kompetensi RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan, Langkah Strategis OJK
Performa IHSG Diharapkan Lebih Baik dengan, Kemungkinan Penguatan Rupiah di Semester Kedua
Berita ini 6 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 10:03 WIB

Kasus Importasi Gula PT SMIP, Kejaksaan Agung Periksa Direktur Teknis Kepabeanan R Fadjar Donny Tjahjadi

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:27 WIB

Pertambangan Komoditas Nikel Milik Terpidana Heru Hidayat di Sulawesi Selatan Disita Kejaksaan Agung

Rabu, 10 Juli 2024 - 07:55 WIB

Penanganan Kasus Tambang Emas Tanpa Izin di Ketapang Diserahkan Ditjen Minerba ke Kejaksaan Negeri

Sabtu, 6 Juli 2024 - 09:53 WIB

Terkait Dugaan Mark Up Harga Impor Beras dari Vietnam Dilaporkan ke KPK, Perum Bulog Beri Tanggapan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 08:58 WIB

Dapat Dukungan, Rencana Pembentukan Pansus Dugaan Mark Up Impor 2,2 Juta Ton Beras dari Vietnam

Sabtu, 6 Juli 2024 - 00:49 WIB

BNSP Berikan Sertifikat Lisensi kepada LSP IKEPAMI, Dukung Kualitas SDM Pasar Modal Indonesia

Rabu, 19 Juni 2024 - 11:13 WIB

Penjelasan Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Soal Buronan Harun Masiku Segera Tertangkap

Selasa, 18 Juni 2024 - 10:25 WIB

Prabowo Dìharapkan ke Tiongkok Usai Dilantik Jadi Pesiden, Luhut: Ada Beberapa Agenda yang Mereka Usulkan

Berita Terbaru