Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026: PitchMark Luncurkan Ideas.Exchange, Bantu Kreator Lindungi dan Lisensikan Ide di Era AI

Avatar photo

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, 27 April 2026 /PRNewswire/ — Memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026, PitchMark® meluncurkan Ideas.Exchange, sebuah platform inovatif yang membantu kreator melindungi kekayaan intelektual, memanfaatkan ide secara komersial, serta menata proses komunikasi kreatif di tengah ekonomi yang semakin berbasis pada kecerdasan buatan (AI).

Platform ini diluncurkan PitchMark® dalam acara "Safeguard Your IP in the Age of AI" yang dihadiri kalangan media, serta dipandu Sri Jegarajah dari CNBC. Kehadiran Ideas.Exchange menjawab kekhawatiran bahwa ide kerap digunakan, didaur ulang, atau bahkan diserap tanpa atribusi, persetujuan, maupun kompensasi—sering kali tanpa jalur hukum atau komersial.

"AI memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan risiko bagi kreator," ujar Mark Laudi, Managing Partner, PitchMark LLP. "Ideas.Exchange memberikan cara bagi kreator untuk melindungi kekayaan intelektual, sekaligus tetap percaya diri menawarkan idenya ke berbagai pihak."

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Platform Ideas.Exchange memberikan tiga solusi utama bagi kreator:

  • Melindungi kekayaan intelektual melalui pembuktian kepemilikan (proof of authorship) dan prioritas ide
  • Memanfaatkan ide secara komersial, bukan memberikannya secara cuma-cuma
  • Menata proses komunikasi agar presentasi ide dan evaluasi berjalan dalam kerangka yang terstruktur

Ideas.Exchange didukung oleh tiga teknologi utama yang dikembangkan PitchMark, yakni sistem clearing house berbasiskan blockchain untuk pencatatan dan lisensi ide, smart contract yang mengotomatisasi ketentuan penggunaan serta meminimalkan sengketa, dan Program Sertifikasi Tata Kelola IP sebagai praktik pengelolaan ide yang bertanggung jawab, terutama dalam konteks korporasi dan AI.

Menurut PitchMark, platform ini menghasilkan tiga dampak konkret: mencegah pencurian ide, membuka peluang monetisasi melalui skema lisensi yang lebih terstruktur, serta menciptakan ekosistem yang lebih adil sehingga kreator dapat menawarkan ide kepada klien maupun platform yang adil.

PitchMark meluncurkan Ideas.Exchange di tengah isu perlindungan kekayaan intelektual yang semakin menjadi sorotan publik di era AI. Meski jarang muncul ke permukaan, praktik pengambilan ide tanpa izin menimbulkan dampak besar—mulai dari kerugian finansial hingga efek jangka panjang seperti hilangnya talenta, tersendatnya inovasi, dan peluang pasar yang terlewat.

"Sebagian besar praktik pencurian ide terjadi secara informal dan jarang berlanjut ke ranah hukum," ujar David Llewelyn, Guru Besar Emeritus Ilmu Hukum, Singapore Management University. "Kita membutuhkan tata kelola, penelusuran, dan standar yang lebih jelas agar celah ini bisa ditutup."

Selain Prof. Llewelyn, sejumlah narasumber seperti ahli hukum dan advokat di sektor teknologi Bryan Ghows dan Mark Laudi tersedia untuk sesi wawancara lebih lanjut.

Tentang PitchMark 

PitchMark® mencegah pencurian ide sekaligus membantu kreator memperoleh nilai ekonomi dari karya mereka dengan menyediakan metode yang tepercaya untuk membagikan dan melisensikan ide kepada calon klien maupun mitra bisnis.

Berita Terkait

Savaya Group Hadirkan Zumana, Destinasi Baru di Pesisir Kuta Bali
Trinasolar Dukung Proyek PLTS dan Penyimpanan Energi 10 MWh di Phu Quoc, Vietnam
Prodigy Technovations Hadirkan Exerciser dan Analyzer Protokol UFS 5.0 Pertama di Industri untuk Mendorong Era Penyimpanan Berbasis AI
Deutsche Messe dan Singapore Manufacturing Federation Gelar ITAP 2026 dengan Konsep Baru
Envision Energy Resmikan Pusat Distribusi Nasional di Filipina, Tingkatkan Rantai Pasok dan Layanan di Asia Tenggara
Aitech Mengumumkan Pengalih/Ruter Ethernet Berkecepatan Tinggi U-C6850 Baru yang Tangguh dan Selaras dengan SOSA untuk Sistem Pertahanan dan Kedirgantaraan
YADEA Perluas Jangkauan Pasar di Filipina dengan Membuka Tiga Gerai Flagship Baru di Cebu
Ragnarok Zero: Global Resmi Diluncurkan pada 18 Agustus
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Savaya Group Hadirkan Zumana, Destinasi Baru di Pesisir Kuta Bali

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Trinasolar Dukung Proyek PLTS dan Penyimpanan Energi 10 MWh di Phu Quoc, Vietnam

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Prodigy Technovations Hadirkan Exerciser dan Analyzer Protokol UFS 5.0 Pertama di Industri untuk Mendorong Era Penyimpanan Berbasis AI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Deutsche Messe dan Singapore Manufacturing Federation Gelar ITAP 2026 dengan Konsep Baru

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Aitech Mengumumkan Pengalih/Ruter Ethernet Berkecepatan Tinggi U-C6850 Baru yang Tangguh dan Selaras dengan SOSA untuk Sistem Pertahanan dan Kedirgantaraan

Berita Terbaru